Home » Bahan PA » Materi PA 19-24 November 2018

Materi PA 19-24 November 2018

PETUNJUK JALAN KEHIDUPAN
Matius 5 : 1-12

Pembuka
a. Pernahkah jemaat bepergian ke suatu tempat tanpa mengetahui secara pasti jalan untuk menuju ke tempat tersebut atau bahkan tersesat? Jika pernah, apa yang dilakukan jemaat untuk menuju tempat tersebut?
b. Pernahkah hidup jemaat menjadi “penunjuk jalan” bagi orang lain? Jika pernah, harap diceritakan.

Ulasan
Salah satu tokoh dunia yang bernama Mahatma Gandhi pernah menuliskan dalam suratnya bahwa Yesus adalah salah satu sosok guru terbaik di dalam sejarah kehidupan manusia. Salah satu ajaran Yesus yang menarik perhatian Gandhi adalah khotbah Yesus di bukit yang terdapat dalam Matius 5-7. Khotbah di atas bukit mengandung banyak sekali pengajaran-pengajaran yang menyegarkan kehidupan manusia, ajaran untuk mengasihi Tuhan dan sesama, dan ajaran-ajaran yang menjawab kekhawatiran manusia di dalam kehidupannya di dunia.

Pada masa itu sebenarnya banyak sekali Ahli Taurat yang mengajakan isi Kitab Taurat kepada bangsa Yahudi. Tetapi ajaran yang disampaikan kebanyakan hanya bertujuan untuk mengatur kehidupan beragama dan bermasyarakat bangsa Yahudi. Sedangkan Yesus punya pendekatan yang berbeda dengan para Ahli Taurat. Ajaran yang diberikan Yesus tak hanya berisi aturan melainkan juga petunjuk dalam menjalani kehidupan serta cara untuk melalui bahkan mengatasi persoalan yang dihadapi di dalam kehidupan.

Ajaran yang disampaikan Ahli Taurat terkesan memberikan belenggu dan beban kepada para pendengar. Akan tetapi ajaran Yesus justru memberikan kebebasan bagi para pendengar. Kebebasan untuk mengasihi, kebebasan dari rasa benci serta dendam, kebebasan dari rasa terbeban, kebebasan untuk bersyukur, serta banyak kebebasan lain yang diimpikan oleh manusia. Salah satu ajaran Yesus yang memberikan petunjuk bagi manusia untuk merasakan kebebasan terdapat dalam Matius 5:1-12.

Matius 5:1-12 memberikan petunjuk kepada manusia untuk bertahan menjalani kehidupannya bahkan di tengah kemiskinan, dukacita, penderitaan, bahkan ketidaktahuan. Ucapan yang disampaikan Yesus menjadi solusi untuk hidup bebas dari sesuatu yang dianggap “beban” sehingga mampu bersyukur bahkan dalam kondisi yang seakan tidak diharapkan. Petunjuk yang diberikan adalah sukacita kekal yang akan diraih setelah berbagai penderitaan.

Walaupun demikian, ajaran Yesus tidak mengelabui orang untuk tetap merasa bahagia dalam penderitaan secara semu, seperti yang ditawarkan oleh narkoba ataupun mabuk anggur. Kebahagiaan dan kebebasan bisa diraih ketika di dalam kondisi terburuk pun manusia dapat menjadi solusi bagi manusia lain dengan menunjukkan kelembutan hati, kemurahan hati, kesucian hidup, dan membawa damai bagai orang-orang di sekitarnya. Ajaran Yesus menunjukkan bahwa kekurangan manusia seharusnya tidak membatasi mereka menjadi “sesama manusia” bagi sesamanya. Dengan demikian beban yang ditanggung pun menjadi lebih ringan karena ditanggung bersama-sama,

Aplikasi
Dunia sekarang ini membutuhkan orang-orang yang bersedia menjadi “penunjuk jalan” bahkan solusi atas penderitaan yang dialami oleh alam dan manusia. Setiap orang bertanya dan berharap, tetapi sedikit sekali yang bersedia menjadi jawaban dan memberikan harapan. Begitu pun gereja saat ini memiliki panggilan untuk menjadi terang yang menunjukkan jalan bagi mereka yang tersesat dan memberikan solusi bagi mereka yang terpuruk di dalam persoalan yang membelenggu mereka.

Hal ini dapat kita lakukan dari hal sederhana yakni dengan memberi ruang bagi orang lain untuk mengutarakan keluh kesah mereka dan hadir sebagai sesama manusia yang bersedia memberikan bantuan. Dan yang lebih mudah dari memberikan ruang adalah dengan memberikan keteladaan bagi orang lain. Keteladaan dalam menjalani kehidupan yang penuh persoalan, keteladanan dalam membawa damai, memberi kelembutan dan kemurahan hati. Jadi sudahkah kita menjadi petunjuk jalan kehidupan seperti yang diteladankan oleh Kristus? Jika belum, bagaimana usaha yang bisa kita lakukan untuk menjadi petunjuk jalan kehidupan?

Bagikan :



Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agenda Kegiatan

Ibadah Minggu Online : Setiap Hari Minggu jam 08.00 WIB livestreaming di channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul dan Radio Swara Dhaksinarga 89,9 FM

Renungan Harian Online : Setiap hari Senin – Sabtu jam 05.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Persekutuan Remaja Online : Setiap hari Sabtu jam 16.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Sekolah Minggu Online : Setiap hari Minggu jam 07.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Latihan Macapat : diliburkan

Persekutuan Doa Pagi : diliburkan

Kelas Katekisasi : diliburkan

Jadwal PA Wilayah/Panthan/Kelompok  >> Oktober 2020 >> DILIBURKAN