Home » Bahan PA » Bahan PA 28 Januari – 2 Februari 2019

Bahan PA 28 Januari – 2 Februari 2019

DIMANA MELIHAT YESUS

Urutan : Baca ayat, baca pengantar, bahas ayat, bahas bahan diskusi, tarik kesimpulan.

Pengantar
Saudara yang terkasih ! Dalam sebuah diskusi pelayanan, tercetus sebuah pertanyaan, “Kenapa, banyak hamba Tuhan dalam Alkitab yang kisah hidupnya tidak ditulis lengkap?” Dari sekian banyak jawaban, ada satu yang mungkin paling masuk akal. “Soalnya kalau ditulis semua bisa-bisa tidak ada yang mau jadi hamba Tuhan”.

Ada benarnya, proses yang dilewati para hamba Tuhan itu luar biasa berat. Dari beberapa kisah yang dicatat Alkitab, kita mendapatkan gambaran tentang betapa tidak mudahnya proses yang harus mereka lewati. Yusuf melewati 13 tahun sebagai budak. Musa harus hidup dalam pembuangan selama 40 tahun. Daud menjadi buronan 13 tahun.
Masa-masa itu mereka seakan tidak produktif, tidak menghasilkan kerja nyata. Masa ketika tidak ada buah kehidupan. Namun setelah melewati masa itu, kita bisa melihat bahwa hidup mereka benar-benar berubah. Mereka jadi orang yang produktif dan berbuah. Hidup mereka menjadi kesaksian nyata bagi banyak orang.

Hidup yang dapat menjadi kesaksian bagi sesama perlu melalui proses, dimana masing-masing mempunyai proses yang berbeda. Tetapi ada satu hal penting yang harus dimulai dan terus ada, yaitu komitmen untuk terus beriman kepada Tuhan Yesus Kristus. Dalam pergumulan hidup dan proses pendewasaan rohani setelah berkomitmen iman, selanjutnya bagaimana beriman kepada Tuhan Yesus kristus yang sesungguhnya. Tumbuh dan pendewa saan iman dari komitmen diri, selanjutnya tidak bisa hanya berfokus pada diri sendiri, tetapi hidup dan tumbuh bersama dengan sesama.

KETERANGAN AYAT : Matius 10 : 34-42
34-36 : Yesus memberikan ketegasan diawali dengan kata “Jangan kamu menyangka”. Komitmen/ janji dan pengakuan seutuhnya dalam Iman merupakan tanggungjawab secara pribadi. Bahkan dalam hubungan terdekat yaitu keluarga, dilihat dari setiap anggota keluarga untuk memiliki komitmen masing-masing.

37-39 : Mengasihi Tuhan sebagai wujud iman harus menjadi yang utama dan yang pertama. Bahkan dengan harus melebihi kasih kepada keluarga dalam ikatan yang paling dekat sekalipun. Mengapa begitu Karena Tuhan Yesus Kristus telah menunjukkan kesetiaan dan komitmen kepada manusia sampai rela mengalami proses yang begitu berat. Yoh 12:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah”. Yesus Kristus yang telah mati dan bangkit menjadi satu biji yang menghasilkan banyak buah kehidupan kekal bagi setiap orang yang setia. Kita tidak lagi dilihat akan masa lalu, tetapi ketika kita menyatakan komitmen, memikul salib dan mengikut Tuhan disaat kita sudah dipulihkan.

40-42 : Secara jelas Yesus menunjuk kan kasih kepadaNya dinyata kan kepada sesama. Kepada Nabi, kepada orang benar atau kepada seorang yang dipadang paling kecil dari muridNya, akan mendapat dan tidak akan kehilangan upahnya. Nabi sebagai seorang utusan perlu mendapatkan perhatian, orang benar perlu mendapatkan perhatian, sesama kita yang kadang dipandang rendah perlu mendapat perhatian dari wujud pernyataan iman kita.

PEMBAHASAN AYAT :
1. Bagaimana, peserta PA menyikapi ketegasan pernyataan Yesus dalam Matius 10 : 34-36 berkenaan dengan komitmen kita!
2. Bagaimana, peserta PA mewujud kan Komitmen kepada Yesus dalam Matius 10 : 40-42 berkenaan jabatan nabi, orang-orang benar, orang yang dipandang kecil oleh sesamanya !

PENGANTAR DISKUSI :
Tema PA “Dimana Melihat Yesus” mengantarkan kita pada refleksi kehidupan sekarang ini. Ketika kita sudah menyatakan komitmen maka langkah selanjutnya kita segera mewujudkannya dalam kehidupan dimana saat ini kita berada. Matius 25:35 “Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan”. Ayat ini dengan jelas menunjukan dimana Tuhan Yesus Kristus berada saat ini. Peserta PA perlu berupaya agar masing masing dapat “melihat Yesus”. Ketika kita melihat Yesus kita tentu akan merespon sesuai dengan: “apa yang Tuhan mau, untuk kita perbuat”

Tentu kehidupan kongkrit kita, telah dipermudah untuk melihat Yesus. Hanya terkadang kita tidak mengenal bahwa didekat kita ada Yesus yang harus segera mendapat respon iman. Masihkah kita kesulitan untuk mengenal Yesus dan merespon iman kita kepada Yesus?. Pernyataan dan pertanyaan berikut ini akan mengantarkan kita melihat Yesus:
(baca kedua pertanyaan sekaligus, baru diskusi)
1. Setelah membaca Matius 25:35, sampaikan penjelasan atau pengalaman peserta PA, dimana pernah melihat Yesus ? jelaskan sesama di sekitar kita yang merepresentasikan Yesus!
2. Bagaimana setelah dapat menemukan dan melihat Yesus, apakah kita sudah terbiasa atau dengan mudah memberi respon atau masih perlu belajar untuk merespon keberadaan Yesus? Berikan pendapat !

PENUTUP:
Melalui diskusi ini kiranya masing-masing menyadari bahwa ternyata kita bisa belajar menjadi “pelayan Tuhan”, “menjadi pengikut yang memikul salib Tuhan”, “menemukan dan melihat Yesus melalui sesama kita”. Amin. (p@)

Bagikan :



Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agenda Kegiatan

Ibadah Minggu Online : Setiap Hari Minggu jam 08.00 WIB livestreaming di channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul dan Radio Swara Dhaksinarga 89,9 FM

Renungan Harian Online : Setiap hari Senin – Sabtu jam 05.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Persekutuan Remaja Online : Setiap hari Sabtu jam 16.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Sekolah Minggu Online : Setiap hari Minggu jam 07.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Latihan Macapat : diliburkan

Persekutuan Doa Pagi : diliburkan

Kelas Katekisasi : diliburkan

Jadwal PA Wilayah/Panthan/Kelompok  >> Oktober 2020 >> DILIBURKAN