Home » Bahan PA » Materi PA HUT GKJ Wonosari ke-88

Materi PA HUT GKJ Wonosari ke-88

MEWUJUDKAN PRESBITERIAL DI GKJ WONOSARI

Urutan :
Baca pengantar, baca ayat bahas ayat, bahas bahan diskusi, tarik kesimpulan.

Tujuan :
1. Memahami pentingnya pengembangan pelayanan jemaat.
2. Mewujudkan keterlibatan dalam pelayanan.

PENGANTAR
Pada dasarnya ada 4 (empat) sistem organisasi gereja : Sistem Presbiterial (dipimpin Penatua), Sistem Sinodal (berdasarkan keputusan sinode), Sistem Episkopal (dipimpin uskup), Sistem kongregasional (kekuasaan tertinggi terletak pada anggota jemaat). Presbiterial berasal dari kata presbiter (Yunani), atau Zaqen (Ibrani) yang berarti Pinisepuh (Jawa), Sesepuh (Sunda), Ketua (Indonesia). Kata sinodal berasal dari kata Yunani sunhodos. Kata ini tidak terdapat di dalam Alkitab. Tetapi akar katanya terdapat dalam alkitab, yaitu Sunodeuo (Kis.9:7) dan Sunodia (Luk.2:44) yang berarti seperjalanan.

Sistem Presbiterial Sinodal ini terdapat ciri sebagai berikut: (1) Gereja dipimpin oleh pejabat-pejabat gerejawi; yang secara kolektif disebut Majelis Jemaat. (2). Ciri utama dari sistem ini ialah kepenuhan dalam kesatuan artinya Majelis Jemaat mempunyai kemandirian penuh, dalam kesatuan dengan jemaat-jemaat lain dalam satu sinode. (3) terdapat dua garis timbal balik antara Jemaat – Klasis – Sinode Wilayah – Sinode Am. Hubungan yang ada bukanlah yang bersifat hirarkies (dari atas ke bawah) melainkan lebih bersifat mengarah kepada kesatuan sebagai keluarga besar. (4) Kekuasaan tertinggi ada pada persidangan-persidangan pejabat gerejawi, baik di tingkat jemaat, klasis, sinode wilayah maupun sinode Am.(https://blessedday4us.wordpress.com/2010/06/12/presbiterial-sinodal/)

GKJ menerapkan sistem organisasi gereja prebiterial sinodal, sehingga bagi GKJ Wonosari mempunyai kemandirian untuk mengelola pelayanan dalam aras kebersamaan Klasis, Sinode Wilayah dan Sinode Am. Dalam aras kemandirian ini maka tanggungjawab pelayanan setiap jemaat memiliki kesempatan untuk mengambil bagian. Memasuki usia 88 tahun ini menjadi momen seluruh jemaat GKJ Wonosari meningkatkan kemadirian jemaat secara bersama sama mendukung melalui berbagai pelayanan.

MEMBACA Kisah Para Rasul 7 : 1-7

KETERANGAN AYAT
Dari bacaan tersebut dapat menangkap makna bahwa perkembangan orang percaya terus bertambah dan semakin besar jumlahnya. Pertambahan jumlah yang harus dilayani mengakibatkan kualitas pelayanan menjadi menurun bahkan ada bagian pelayanan yang tidak dijalankan karena keterbatasan. Tuntutan pelayanan akan terus bertambah memunculkan ketidak puasan.
(1) : Muncul ketidakpuasan murid-murid yang semakin besar karena pelayanan sehari hari terabaikan.
(2) : Keputusan Para Rasul semua murid untuk berkumpul melakukan musyawarah untuk mengatasi masalah yang terjadi.
(3) : Mereka memilih tujuh orang yang dikenal baik, yang penuh Roh dan hikmat untuk mendapatkan tugas pelayanan
(4) : Mulai ada penataan pelayanan, dimana Para rasul memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.
(5) : Gagasan Para Rasul mendapatkan respon posititif, mereka menyediakan diri untuk memulai keterlibatan dalam pelayanan. Stefanus, Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, dan Nikolaus terpilih dan menyediakan diri untuk memulai pelayanan.
(6) : Proses pemilihan tidak mengabaikan campur tangan Tuhan, mereka yang terpilih didoakan dan mendapat tumpangan tangan pemberkatan dengan kuasa Tuhan.
(7) : Dampak dari kesediaan orang percaya untuk mengambil bagian dalam pelayanan telah membuahkan hasil yang besar, Firman Tuhan semakin diberitakan dan bertambahnya jumlah orang percaya termasuk imam-imam yang menjadi percaya.

Dari Firman Tuhan yang kita pergumulkan saat ini kita dapat menarik hal-hal penting:
(1) Pelayanan para Rasul yang dipenuhi Roh menghasilkan buah pelayanan dan Kebijaksanaan bisa mengajak orang yang dilayani untuk mengambil keputusan bersama terhadap masalah yang dihadapi.
(2) Kedewasaan orang-orang yang dilayani jelas dirasakan ketika Para Rasul mendapatkan kawan sekerja yang terpilih untuk membagi pelayanan Firman dan pelayanan sehari-hari.
(3) Yang terpilih adalah orang-orang percaya yang mampu membentuk karakter diri sebagai orang baik, penuh Roh dan Hikmat.
(4) Penataan dan peningkatan pelayanan memberikan hasil yang luar biasa, dalam penyertaan Roh Kudus.

BAHAN DISKUSI :
Gereja Kristen Jawa Wonosari, Gunungkidul pada tanggal 19 Juli 2019 telah genap berusia 88 tahun terhitung sejak dari pendewasaan yang berlangsung pada tanggal 19 Juli 1931, dari induknya GKJ Gondokusuman, Yogyakarta. Pelayanan terus berkembang, perubahan dan perkembangan telah dirasakan. Dari GKJ Wonosari kini telah membiak menjadi 13 GKJ dewasa di Gunungkidul yang tergabung kedalam Klasis GKJ Gunungkidul. Klasis Gunungkidul meliputi : GKJ Baran, GKJ Bejiharjo, GKJ Kemadang, GKJ Logandeng, GKJ Paliyan, GKJ Panggang, GKJ Pugeran, GKJ Sabda Adi Semanu, GKJ Semanu Baru, GKJ Susukan, GKJ Watusigar, GKJ Wiladeg dan GKJ Wonosari.

Pemikiran dan Penataan GKJ Wonosari di usia 88 tahun ini adalah bagaimana meningkatkan penataan pelayanan dan menigkatkan kemandirian, menghadapi tantangan pelayanan. Bagaimana mewujudnyatakan sistem presbiterial dalam bergereja. Kebutuhan yang dihadapi dalam mewujudkan presbiterial adalah :
(1) Bagaimana kita dapat menyiapkan jemaat dewasa yang menyediakan diri untuk menjadi Majelis baik itu jabatan Penetua atau jabatan Diaken. Majelis tugas utamanya tidak berkotbah, tetapi bersedia untuk mengikuti persidangan dalam rangka mempercakapkan penataan pelayanan melalui pengambilan keputusan.
(2) Bagaimana kita menyiapkan jemaat yang menjadi pengurus komisi, badan atau panitia yang berfungsi menjadi kepanjangtanganan majelis dalam mewujudkan penataan pelayanan yang sudah diputuskan bersama. Pengurus komisi, badan dan panitia yang secara mandiri terpanggil untuk melaksanakan tugasnya.
(3) Bagaimana kita dapat menjangkau pelayanan bagi jemaat, sehingga menjadi jemaat yang dewasa dan mandiri. Jemaat dewasa dan mandiri yang memiliki kerinduan dalam persekutuan dan peribadahan.
(4) Bagaimana kita dapat meningkatkan kesadaran jemaat dengan selalu mengucap syukur dalam segala hal. Menyampaikan syukur melalui persembahan untuk mendukung pelayanan gereja.
(5) Bagaimana kita dapat memberdayakan jemaat secara rohani dan secara jasmani, sehingga gereja mampu berkontribusi dalam rangka membangun kebersamaan dalam kemandirian ekonomi dan kemandirian keluarga.
(6) Bagaimana kita dapat mewujudkan gereja berdaya yang mampu berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sehingga gereja dapat berperan dalam upaya pembangunan menuju kesejahteraan dan keutuhan bangsa.
(7) Bagaimana kita dapat menjadi gereja yang berkontribusi kepada kepedulian lingkungan, sehingga kita menjadi gereja yang peka terhadap kebutuhan lingkungan, kondisi alam karena cuaca, kondisi alam yang terus membutuhkan penyelamatan, kondisi lingkungan yang membutuhkan sentuhan dan uluran tangan.

Tentu masih banyak lagi pertanyaan bagaimana untuk menghadapi realita berjemaat saat ini sehingga nama Tuhan Yesus Raja Gereja selalu dimuliakan. Sebagai wujud presbeterial ini semua jemaat, bukan hanya penetua, diaken, pendeta, dan badan/komisi/panitia yang sudah dibentuk olek gereja.

BAHAN DISKUSI :
1. Bagaimana kita menanggapi kebutuhan gereja melalui pertanyaan pertanyaan diatas ?
2. Bagaimana kita menentukan prioritas sebagai jemaat untuk mewujudnyatakan ?

PENUTUP :
Mari kita saling membangun dan menyemangati satu sama lain diusia GKJ Wonosari yang telah genap 88 tahun. Mulai mempercakapkan, mulai mamahami, mulai mengambil komitmen, mulai mengambil bagian untuk kemuliaan Tuhan Yesus Sang Raja Gereja. Amin…

(p@t)

Bagikan :



2 Komentar

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agenda Kegiatan

Ibadah Minggu Online : Setiap Hari Minggu jam 08.00 WIB livestreaming di channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul dan Radio Swara Dhaksinarga 89,9 FM

Renungan Harian Online : Setiap hari Senin – Sabtu jam 05.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Persekutuan Remaja Online : Setiap hari Sabtu jam 16.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Sekolah Minggu Online : Setiap hari Minggu jam 07.00 WIB di Channel Youtube GKJ Wonosari Gunungkidul

Latihan Macapat : diliburkan

Persekutuan Doa Pagi : diliburkan

Kelas Katekisasi : diliburkan

Jadwal PA Wilayah/Panthan/Kelompok  >> Oktober 2020 >> DILIBURKAN