Home » Bahan PA (Page 9)
Category Archives: Bahan PA
Materi PA Masa Pentakosta (3-8 Juni 2019)
MASA PENTAKOSTA 2019
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Pengasih, Masa Pentakosta 2019 telah dibuka pada saat ibadah Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga.
Mempertimbangkan situasi yang terjadi di negara kita dua dasawarsa belakangan ini, LPP Sinode merasa terpanggil untuk bersama-sama memikirkan apa yang mesti dilakukan oleh gereja-gereja yang adalah bagian dari bangsa Indonesia ini. Oleh karena itu, tema masa Pentakosta 2019 ini adalah “Roh Kudus bagi Indonesia”.
Materi PA Masa Paskah (Sarasehan 27 Mei – 1 Juni 2019)
Teguh Memegang Pancasila
1. SAAT TEDUH
2. NYANYIAN PUJIAN
KJ. 233: 1-3 “Roh Kudus, Turunlah”
3. DOA PEMBUKA
4. PEMBACAAN FIRMAN TUHAN:
Ezra 4: 1-5
5. RENUNGAN
Teguh Memegang Pancasila
Kembalinya orang-orang Israel dari tanah pembuangan di Babil ke negerinya bukanlah akhir dari perjuangan hidup yang mereka alami. Baru saja mereka sampai di tanah air mereka, tantangan dan persoalan pun siap menghadang di depan mata. Orang-orang yang tinggal di sekitar Yerusalem dan daerah Israel (yang dahulu sengaja diangkut oleh raja Asyur untuk tinggal di daerah tersebut – 2 Raja-raja 17:24) merasa terancam dengan kembalinya orang-orang Israel. Mereka adalah lawan / musuh dari orang-orang Israel (secara khusus suku Yehuda dan Benyamin). Mereka berpikir, jikalau orang Israel semakin kuat (apalagi saat itu akan membangun Bait Suci – sudah sampai peletakan dasar Bait Suci), maka mereka akan disingkirkan dari daerah itu.
Materi Sarasehan Dalam Rangka Pekan Pendidikan Kristen Khusus GKJ Wonosari (20-25 Mei 2019)
SARASEHAN PEPENKRIS GKJ WONOSARI 2019
Tema :
”MENGUATKAN PENDIDIKAN, MEMAJUKAN KEBUDAYAAN, MEWUJUDKAN KARAKTER KRISTUS”
A. PEMAHAMAN TEMA
Mencari penjabaran tema secara sederhana yang coba digali melalui informasi on line, apaarti.com dan Wikipedia.org, dapat ditarik pengertian :
1. Menguatkan pendidikan dapat diartikan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman bersifat dinamis terhadap pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.
2. Memajukan kebudayaan dapat diartikan membawa ke dalam keadaan yang lebih baik dan menjadikan berkembang terhadap kebudayaan yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia.
3. Mewujudkan karakter Kristus dapat diartikan suatu tindakan dinamis untuk mencapai tujuan dalam sifat batin yang memengaruhi segenap pikiran, perilaku, budi pekerti, dan tabiat yang dimiliki manusia yang berpusat pada Kristus.
Materi PA Dalam Rangka Pekan Pendidikan Kristen Khusus GKJ Wonosari (13-18 Mei 2019)
MENGEMBANGKAN KARAKTER MEMBANGUN JEJARING
Tujuan
1. Agar warga GKJ Wonosari terus mendukung Keberadaan bahwa mempunyai “PAUD Padamara, SD BOPKRI dan SMP BOPKRI Wonosari “
2. Agar warga GKJ Wonosari, memberikan dukungan kongkrit terhadap upaya “PAUD Padamara, SD BOPKRI dan SMP BOPKRI Wonosari “ menjadi sekolah Kristen Terpadu dan unggulan di Wonosari
Pengantar
GKJ Wonosari diusianya menjelang 89 tahun mempunyai 3 jenjang Lembaga pendidikan formal di wilayah pelayanannya, yaitu PAUD Padamara, SD BOPKRI dan SMP BOPKRI Wonosari. Ketiga lembaga pendidikan ini mempunyai lokasi yang strategis di pusat kota Wonosari yang dapat menjadi salah satu modal dasar dalam pengembangan. ketiga Lembaga Pendidikan mulai mewujudkan menjadi sekolah Kristen terpadu sekaligus sekolah Kristen unggulan di kota Wonosari.
Materi PD Masa Paskah (6-11 Mei 2019)
KRISTUS YANG BANGKIT: BERJAGA-JAGA
1. Saat Teduh Bersama
2. Nyanyian: KJ 365b: 1-3 TUHAN, AMBIL HIDUPKU
3. Pembacaan Mazmur (Mazmur 66)
4. Nyanyian: KJ 369a: 1-3 YA YESUS, ‘KU BERJANJI
5. Doa
6. Pembacaan Alkitab (Markus 13:33-37)
7. Renungan
Kendaraan bermotor pada umumnya dilengkapi dengan penunjuk bahan bakar. Fungsi dari penunjuk bahan bakar ini adalah agar pengguna kendaraan mendapatkan informasi ketika bahan bakar sudah menunjuk ke arah “E” yang artinya bahan bakar sudah mulai habis. Dengan demikian, pengguna kendaraan akan berjaga-jaga dengan segera mengisi bahan bakar ketika jarum sudah mulai menunjuk ke arah “E”. Apa jadinya jika kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan penunjuk bahan bakar? Tentu pengendara akan mengalami sedikit kesulitan, yang bisa berdampak pada kehabisan bahan bakar yang mengakibatkan kendaraan tidak dapat melaju.












